Selasa, 27 September 2016

FAKTOR LINGKUNGAN DAN PENGORGANISASIAN KANTOR




BAB I PENDAHULUAN

 

A.     Latar Belakang

                          
Kantor merupakan tempat atau suatu lingkungan yang menjadi tempat organisasi untuk beraktivitas dalam mencapai tujuanya. Suatu gedung atau bangunan yang disebut kantor sangat identik dengan yang namanya ruang kerja atau ruang perkantoran karena di area itulah segala kegiatan administrasi perkantoran diadakan.Kantor dapat diartikan sebagai ruangan yang didalamnya digunakan untuk aktivitas-aktivitas organisasi, dantidak mengherankan bawasanya setiap kantor mempunyai tata ruangan yang berbeda antara satu dengan yang lain.Dalam beberapa instansi, tata ruang kantornya memiliki gaya atau model penataan ruang yang berbeda beda. Tata ruang yang berbeda ini dipengaruhi oleh kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuannya. Walaupun ada perbedaan penataan ruang kantor antara instansi yang satu dengan yang lain tetapi ada standar baku yang sudah berlaku secara umum bagaimana tata ruang yang ideal dalam sebuah kantor.

Efektivitasdanefisiensisuatupekerjaanperkantorandibuatsertadiaturdalamsebuahplanning/perencanaan.Perencanaanmencakupkegiatanmemilihmisi, tujuandancarauntukmencapaitujuan. Setiapaktivitasmaupunkegiatan, yang dilakukanolehindividuatauorganisasididasarkanpadaperencanaan yang matang.Langkahselanjutnyaadalahpembuatanataupembagiantugas-tugaskedalamstrukturorganisasi yang merupakanbagianfungsimanajemenorganizing.Pengorganisasianadalahsuatu proses penetapanstrukturperan yang dibutuhkan,untukmemasukkan orang-orang kedalamorganisasi. Jadi,pengorganisasianmerupakansuatu prosesdimanafungsi-fungsimanusia, danfasilitasterkoordinasikanuntukmencapaisasaranorganisasi.Dalamsuatuperkantoran, sistemdanprosedurharusdiperhatikandenganbaik.Setiapuraianpekerjaanharusdidukungolehsistemdanprosedurkerja yang baik.Dengansistemdanprosedurperkantoran yang baik, makapekerjaankantorakanlebihefektifdanefisiensertamemudahkansuatuorganisasiuntukmencapaitujuannya.

B.     Rumusan Masalah

a.         Apakah Yang Dimaksud Dengan Lingkungan Perkantoran
b.         Bagaimanakah Lingkungan Kantor Yang Baik /Sehat ?
c.         Bagaimanakah Cara Pengorganisasian Kantor ?
d.         Apakah Prinsip-Prinsip Organisasi
e.         Bagaimankah Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi ?

C.     Tujuan

a.         Dapat mengetahui yang dimaksud dengan lingkungan perkantoran
b.         Mengetahui lingkungan kantor yang baik atau sehat
c.         Dapat mengetahui cara pengorganisasian dalam kantor
d.         Mengetahui prinsip-prinsip dala organisasi dan;
e.         Dapat mengetahui bagaimana pengambilan keputusan yang baik dalam organisasi

BAB II PEMBAHASAN


A.   Lingkungan Fisik Kantor

Lingkungan fisik kantor adalah segala sesuatu yang  ada didalam kantor baik itu yang berhubungan langsung dengan para pekerja atau karyawan maupun yang tidak.

a)    Pengertian lingkungan kerja fisik
Menurut KomarudinLingkungan kerja fisik adalah keseluruhan atau setiap aspek dari gejala fisik dan sosial-kultural yang mengelilingi atau mempengaruhi individu.”

Menurut Alex. S. NitisemitoLingkungan kerja fisik adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan, misalnya penerangan, suhu udara, ruang gerak, keamanan, kebersihan, musik dan lain-lain”.[1]

Berdasarkan definisi tersebut dapat dinyatakan lingkungan kerja fisik adalah segala sesuatu yang ada disekitar karyawan bekerja yang mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan beban tugasnya baik dari luar maupun dalam.
Masalah lingkungan kerja dalam suatu organisasi sangatlah penting, dalam hal ini diperlukan adanya pengaturan maupun penataan faktor-faktor lingkungan kerja fisik dalam penyelenggaraan aktivitas organisasi.

b)        Faktor-faktor lingkungan kerja fisik
Lingkungan kerja fisik adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya didalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Faktor-faktor lingkungan kerja fisik adalah sebagai berikut : 
1) Pewarnaan 
Masalah warna dapat berpengaruh terhadap karyawan didalam melaksanakan pekerjaan, akan tetapi banyak perusahaan yang kurang memperhatikan masalah warna. Oleh karena itu, pengaturan hendaknya memberi manfaat, dalam arti dapat meningkatkan semangat kerja karyawan dan Pewarnaan pada dinding ruang kerja hendaknya mempergunakan warna yang lembut misalnya warna putih agar dapat menambah semangat kerja para karyawan.

2) Penerangan
Penerangan dalam ruang kerja karyawan memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan semangat karyawan, sehingga mereka akan dapat menunjukkan hasil kerja yang baik, yang berarti bahwa penerangan tempat kerja yang cukup sangat membantu berhasilnya kegiatan-kegiatan operasional perusahaan. Atas dasar hal tersebut  maka pemeliharaan sistem penerangan sangat diperlukan didalam suatu perusahaan.

3) Udara
Di dalam ruangan kerja karyawan dibutuhkan udara yang cukup, dimana dengan adanya pertukaran udara yang cukup, akan menyebabkan kesegaran fisik dari karyawan tersebut. Suhu udara yang terlalu panas akan menyebabkan menurunnya semangat kerja karyawan didalam melaksanakan pekerjaan.

4) Suara bising
Bunyi bising sangat diperhatikan, karena dapat tidak membantu kesenangan kerja, merusak pendengaran dan dapat menimbulkan komunikasi yang salah. Oleh karena itu setiap perusahaan selalu berusaha untuk menghilangkan suara bising tersebut atau paling tidak menekannya untuk memperkecil suara bising tersebut. Dengan terganggunya seseorang atau karyawan didalam melaksanakan pekerjaan mengakibatkan pekerjaan tersebut salah, sehingga jumlah dan mutu barang yang dihasilkan menurun.

5) Ruang gerak 
`                                   Dalam suatu perusahaan hendaknya karyawan yang bekerja mendapat tempat yang cukup untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas. Seseorang tidak mungkin dapat bekerja dengan tenang jika tempat yang tersedia tidak dapat memberikan kenyamanan.Padatnya tempat sama ruang gerak yang sempit dapat mengurangi semangat kerja karyawan dalam melakukan aktivitasnya. Dengan demikian, ruang gerak didalam melaksanakan pekerjaan perlu diperhatikansehingga karyawan dapat bekerja dengan baik, dan sebaliknya jika ruang gerak terlalu lebar akan mengakibatkan pemborosan biaya.[2]

B.   Lingkungan Perkantoran Yang Sehat


1.    Green office management ( Perkantoran Hijau )
Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang tertarik untuk menerapkangreen office management  untuk mengelola kantornya.Perkantoran hijau (green office) adalah system manajemen lingkungan yang praktis dan sederhana. Upaya ini dilakukan untuk membantu dan mendukung para manajer perkantoran untuk mendorong kegaya hidup kantor yang lebih ramah lingkungan. KarenaTarget pelaksanaan kantor hijauakandapatmengurangi konsumsi sumber daya alam melalui perbaikan system manajemen lingkungan kantor dan secaratidaklangsungsisteminitelahmempromosikan praktik lestari melalui peningkatan kesadartahuan karyawan, serta dapat menghemat energi.[3]

Oleh sebab itu, pengadaan Green Office Manegement atau perkantoran hijau  adalah system manejemen lingkungan yang baik karena dapat memberikan dampak positif dalam perkantoran, baik itu dari luar maupun dari dalam.

C.   Pengorganisasian Kantor

Pengorganisasian adalah suatu proses pembagian kerja atau pengaturan kerja bersama dari para anggota suatu organisasi. Dalam suatu pengorganisasian pada prinsipnya berguna untuk menunjukkan cara-cara tentang upaya pemberdayaan sumber daya manusia agar dapat bekerja sama dalam suatu sistem kerja sama dengan harapan dapat mencapai tujuan organisasi. [4]

Teori Pengorganisasian  :
1.    Teori Human Relations, disebut juga teori hubungan kemanusiaan, teori hubungan antarmanusia atau teori hubungan kerja kemanusiaan.
2.    Teori Organisasi Perilaku, merupakan suatu teori yang memandang organisasi dari segi perilaku anggota organisasi. Teori ini berpendapat bahwa baik atau tidaknya suatu organisasi berasal dari para anggotanya

3.    Teori Organisasi Proses, adalah teori yang memandang organisasi sebagai proses kerjasama antara kelompok orang yang tergabung dalam suatu kelompok formal.

4.    Teori Organisasi Kepemimpinan, teori ini beranggapan bahwa berhasil atau tidaknya suatu organisasi mencapai tujuannya berasal dari seberapa jauh seorang pemimpin mempengaruhi bawahannya untuk bekerja dengan semangat yang tinggi sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien.[5]

Jadi, kesimpulan dalam teori pengorganisasian diatas adalah hubungan kerjasama antarmanusia dalam organisasi. Dimana baik buruknya organisasi tergantung pada anggotanya, serta berhasilnya atau tidak organisasi tergantung pada seberapa jauh pemimpinnya mempengaruhi bawahannya untuk bekerja dengan penuh semangat yang tinggi sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik.

D.   Prinsip-Prinsip Organisasi

Keberhasilan organisasi ditentukan oleh banyak faktor yang diantaranya adalah penerapan berbagai prinsip dasar organsasi yang dimaksud prinsip dasar ialah berbagai aspek yagn diperhatikan dalam proses kerjasama sehingga organisasi berjalan lancar dan mencapai tujuan yang ditentukan. [6]

J.J.W. Neuner dan L.B. Keeling, menyatakan ada beberapa prinsip organisasi perkantoran yang mendasar yaitu :


1)        Prinsip tujuan Tujuan
Organisasi perkantoran atau kelompok fungsi dalam organisasi perkantoran mesti dirumuskan dan dimengerti oleh setiap personalis. Tujuan yang dimengerti akan berubah menjadi motivasi untuk mencapainya.

2)        Prinsip kesatuan fungsi
Setiap organisasi perkantoran terdiri atas sejumlah fungsi yang mesti bekerja sama untuk mencapai tujuan utama organisasi perkantoran itu. Organisasi perkantoran merupakan suatu system yang terdiri atas sejumlah fungsi yang saling berhubungan dengan saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan

3)       Prinsip wewenang sepadan dengan tanggung jawab.
Setiap orang dalam organisasi perkantoran mesti diberi wewenang yang sesuai dengan tugas tanggung jawabnya sehingga ia dapat bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya tersebut.

4)       Prinsip laporan kepada atasan tunggal.
Agar tiap individu mengetahui dengan jelas kepada siapa ia melapor, maka tiap petugas dalam organisasi perkantoran tersebut harus menerima perintah dari atasan saja dan bertanggung jawab hanya kepada satu orang atasan.

5)      Prinsip kepengawasan dan kepemimpinan.
Kepemimpinan dan pengawasan yang berpengaruh mesti ditegakan sehingga tujuan organisasi perkantoran itu dapat tercapai.Agar Pengawasan tersebut dapat mencegah perubahan arah dalam mencapai tujuan dan pengawasan dan kepemimpinan dalam organisasi perkantoranharus dibawah pengawasan langsung dari seorang menejer kantor atau seorang pengawas.[7]

E.      Pengambilan Keputusan Utama Dalam Organisasi


Keputusan utama organisasi ialah proses pemilihan diantara berbagai alternative yang tersedia atau proses pemikiran dan tindakan yang menghasilkan pilihan tingkah laku.
Pada sebuah organisasi peran pengambilan keputusan utama sangat berpengaruh terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan. [8]

Tahap - tahap pengambilan keputusan utama yaitu sbb:

a)     Indentifikasi masalah atau penetuan tujuan yang hendak dicapai lewat keputusan yang akan diambil 
b)       Pengembangan atau pencarian berbagai alternative yang dapat diambil
c)       Penilaian terhadap berbagai alternative yang sudah dikembangankan
d)     Menentukan pilihan yang terbaik.
e)       Melaksanakan pilihan yang sudah ditentukan.
f)        Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan keputusan.

            Jadi, dalam pengambilan keputusan harus benar-benar mempertimbangkan alternatif-alternatif, pemikiran,  tindakan atau jalan yang mana yang harus dipilih oleh organisasi tersebut agar tujuan tersebut dicapai dengan hasil yang baik.

BAB III PENUTUP


A.   Kesimpulan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang salah satunya mempengaruhi perkembangan dalam organisasi kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh diatas tanah maupun didalam lautan, yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut dengan baik.

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya organisasi yaitu seperti uang, material, mesin, metode, lingkungan, sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang dipergunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Sedangkan Pengorganisasian adalah suatu proses pembagian kerja atau pengaturan kerja bersama dari para anggota suatu organisasi. Dalam suatu pengorganisasian pada prinsipnya berguna untuk menunjukkan cara-cara tentang upaya pemberdayaan sumber daya manusia agar dapar bekerja sama dalam suatu sistem kerja sama dengan harapan dapat mencapai tujuan organisasi.

Keberhasilan organisasi ditentukan oleh banyak faktor yang diantaranya adalah penerapan berbagai prinsip dasar organsasi yang dimaksud prinsip dasar ialah berbagai aspek yagn diperhatikan dalam proses kerjasama sehingga organisasi berjalan lancar dan mencapai tujuan yang ditentukan.

B.   Saran-Saran

 Kondisi lingkungan perkantoran seharusnya didesain sebaik mungkin baik dari segi kebersihan, pencahayaan, pemilihan warna ruang dan kondisi udara untuk kenyamanan karyawan serta dengan dengan diberlakukan lingkungan green office mengement (perkantoran hijau) akan dapat menambah peningkataan produktivitas kerja para pegawai yang ada di dalamnya.

DAFTAR PUSTAKA


S   Sukoco, badri. (2007). Manajemen administrasi perkantoran modern.Jakarta. erlangga

http://mhs.blog.ui.ac.id. dennie.atika. “asas-asas-manajemen-lingkungan-organisasi”
                Diakses tgl. 10 Mei 2015

                Diakses tgl. 10 mei 2015
                Diakses tgl.10 Mei 2015
Diakses tgl. 11 mei 2015

http://wartawarga. Gunadarma.ac.id/ 2010/ 04/ “Prinsip-Prinsip Organisasi”
Diakses tgl. 11 mei 2015



[1]http://mhs.blog.ui.ac.id. dennie.atika. “asas-asas-manajemen-lingkungan-organisasi”
[2]http://mhs.blog.ui.ac.id. dennie.atika. “asas-asas-manajemen-lingkungan-organisasi”
            Diakses tgl. 10 Mei 2015
[3] S   Sukoco, badri.Manajemen administrasi perkantoran modern.Jakarta. erlangga2007
[6]http://wartawarga. Gunadarma.ac.id/ 2010/ 04/ “Prinsip-Prinsip Organisasi         
[7]http://wartawarga. Gunadarma.ac.id/ 2010/ 04/ “Prinsip-Prinsip Organisasi”